Malaikat Itu Tidak Memiliki Massa
Aku orangnya suka iseng berpikir yang aneh-aneh sih kalo lagi banyak waktu luang. Dan malam ini aku tiba-tiba kepikiran malaikat. Aku mencoba menggabungkan definisi malaikat dari Kitab Suci, dan dari fisika. Kenapa? Kitab Suci kan perkataan Tuhan, kita wajib meyakini. Dan fisika adalah ilmu dunia yang mendukung hal tersebut. Jadi pemikiran ini sangat menggelitik banget untuk aku tulis dan mempublikasikannya.
Kembali ke judul. Malaikat Itu Tidak Memiliki Massa.
Kenapa aku bisa menyimpulkan demikian. Dasar pemikiran pertama adalah karena dalam Qur'an menyebutkan bahwa Malaikat itu diciptakan dari Nur atau cahaya. Sementara dasar pemikiran kedua adalah dalam fisika menyebutkan bahwa partikel cahaya (atau yang biasa disebut dengan foton) itu tidak memiliki massa. Jadi aku pikir Malaikat itu adalah cahaya, yang tidak memiliki massa. Massa itu kayak berat, walaupun dalam fisika berat dan massa itu definisinya berbeda. Kita mah yang awam ketika denger kata massa, bayanginnya berat aja. Gapapa kok.
Alhasil malaikat itu ringan banget. Kecepatan malaikat itu setara dengan kecepatan cahaya (da emang cahaya) yang nilai presisinya adalah 299792458 meter per detik (kira-kira 3.00×108 m/s). Seberapa cepatkah itu? Kita ngebayanginnya yang ringan-ringan saja, karena para peneliti sudah membuat perbandingan ringkasnya kayak begini:
Kecepatan cahaya mengelilingi panjang khatulistiwa Bumi, yaitu sekitar 134 ms (mili sekon),(mili detik), artinya gak sedetik-detik acan. Kita berkedip aja cahaya udah mampu mengelilingi bumi. Subhanalloh.
Ada yang menyebutkan bahwa cahaya itu pergi dari Jakarta ke New York bisa sebelas kali bolak balik hanya dalam sedetik saja. Bayangin guys.
Ada yang menyebutkan bahwa cahaya itu pergi dari Jakarta ke New York bisa sebelas kali bolak balik hanya dalam sedetik saja. Bayangin guys.
Kecepatan perjalanan cahaya dari Bulan ke Bumi cuma 1.3 detik saja. O may gat.
Dan kecepatan cahaya dari Matahari ke Bumi yaitu hanya selama 8.3 menit saja.
Jadi aku pikir enak banget jadi malaikat ya. Cepet banget. Bisa menemui Tuhan dari bumi ke langit hanya mungkin dalam beberapa jam saja.
Melalui artikel ini, aku mau mencoba mengatakan bahwa sesuatu yang gaib hanyalah karena indera kita aja yang gak bisa nangkep. Malaikat yang kecepatannya luar biasa mana mungkin kita tangkap dengan indra penglihatan kita, liat kipas angin muter aja pusing. Mereka yang gaib emang ternyata ada. Dan kita masih berleha-leha dimuka bumi ini?! i dont know sih.
Melalui artikel ini, aku mau mencoba mengatakan bahwa sesuatu yang gaib hanyalah karena indera kita aja yang gak bisa nangkep. Malaikat yang kecepatannya luar biasa mana mungkin kita tangkap dengan indra penglihatan kita, liat kipas angin muter aja pusing. Mereka yang gaib emang ternyata ada. Dan kita masih berleha-leha dimuka bumi ini?! i dont know sih.
Aku gak tau nulis beginian itu boleh apa nggak. Dosa apa nggak. Walaupun dasar pemikirannya tercantum, aku takut salah. Jadi jangan terlalu dipercaya ya guys, cuman share imajinasi saja. Kalau ada yang mau menyangkal, boleh di komen. Atau suruh hapus aja artikel beginian, just komen. See you guys next artikel :)
Komentar
Posting Komentar